Jateng Today
Program SMSbunda ke 08118469468 untuk Mengurangi Resiko Ibu Melahirkan
istimewa

Program SMSbunda ke 08118469468 untuk Mengurangi Resiko Ibu Melahirkan

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum

JATENGSATU.COM, SEMARANG —  Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah

istimewa

istimewa

meluncurkan program SMS Bunda untuk menurunkan kasus kematian ibu dan bayi menjadi salah satu prioritas Pemprov Jateng.

Kasus kematian ibu di Kabupaten Boyolali masih tinggi. Selama 2016 hingga Juli, tercatat ada 10 kematian ibu hamil.

“Tren dari 2013 hingga 2015 (kasus kematian ibu) cenderung naik,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali dr Ratri S Lina dalam seminar dan peluncuran program SMSbunda di Aula RSUD Pandan Arang Boyolali, Jumat (5/8).

Dalam siaran tertulis, Ratri menjelaskan, kasus kematian ibu ada 2015 tercatat ada 21 kasus.setahun sebelumnya, 2014, tercatat ada 17 kasus.

Dinkes juga mencatat sejumlah kecamatan yang memiliki kasus kematian ibu tinggi dalam 6 tahun terakhir. Di antaranya kecamatan Klego, Ampel, Mojosongo, Nogosari, Teras, Ngemplak dan Musuk.

Masyarakat diharapkan juga peduli dengan keluarga atau tetangga yang sedang hamil. Salah satunya dengan mengingatkan agar mereka menjaga kesehatan danperiksa ke bidan atau dokter.

Dinkes juga akan membuka 13 Rumah Tunggu Kelahiran di Boyolali. Fasilitas ini bisa digunakan untuk menampung ibu-ibu yang sedang hamil tapi belum waktunya masuk rumah sakit.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Djoko Mardijanto menjelaskan, menurunkan kasus kematian ibu dan bayi menjadi salah satu prioritas Pemprov Jateng.

Tercatat pada 2015, kasus kematian ibu di Jateng sebesar 111,16 kasus per 100.000 kelahiran, atau 619 kasus.

“Banyak faktor yang mempengaruhi kasus kematian ibu dan kasus kematian bayi. Salah satunya status kesehatan ibu saat hamil,” jelas Djoko.

Masih banyak ibu atau keluarga ibu hamil yang belum peduli dengan kesehatannya. Seperti hamil dengan kondisi kekurangan gizi, anemia atau dengan penyakit risiko tinggi.

“Mestinya pada saat hamil, ibu dan keluarga sudah mempersiapkan diri dengan baik.” ujarnya.

Salah satu cara yang berguna bagi ibu hamil untuk mempersiapkan diri menghadapi persalinan adalah lewat program SMS Bunda. Lewat layanan pesan singkat (SMS), ibu hamil yang mengikuti program ini bisa memperoleh informasi terkait kehamilan dan tips kesehatan.

Layanan ini diberikan selama kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

“Konten SMSBunda yang dikembangkan oleh tim klinis Jhpiego dan disesuaikan dengan pedoman Kementerian Kesehatan akan membekali ibu dengan pengetahuan kehamilan dan nifas, perilaku hidup bersih sehat dan tanda-tanda bahaya, sesuai dengan usia kehamilan atau usia bayi,” tutur Direktur Program SMSbunda Sushanty.

Cara mendaftar SMSbunda mudah. Cukup dengan mengetik REG (spasi) perkiraan tanggal melahirkan (spasi) kota asal dan kirim ke nomor 08118469468. (*).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*