Jateng Today
Sejarah Makam Mbah Saridin alias Syeh Jangkung di Landoh Pati

Sejarah Makam Mbah Saridin alias Syeh Jangkung di Landoh Pati

Makam Syeh jangkung Bagi Anda yang mengikuti sejarah Sunan Kalijaga, pasti mendengar nama Mbah Saridin atau lebih dikenal Syeh Jangkung.

Penasehat Kerajaan Mataram Islam semasa Kanjeng Sultan Agung ini adalah murid Sunan Kalijaga, selain Mbah Cokrojoyo atau Sunan Geseng. Beliau adalah putera angkat Ki Ageng Kiringan, bersaudarakan Sumiyem, putri Ki Ageng Kiringan.

Di masa tuanya dia lebih memilih menetap di Desa Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, hingga akhir hayatnya.

Konon, sebelum tinggal di daerah tersebut, Syeh Jangkung pernah diremehkan oleh pemuda setempat lantaran penampilannya yang compang-camping.

Saat itu beliau ingin membeli dua ekor kerbau untuk membajak sawah. Namun oleh tujuh orang warga desa, beliau justru diberi kerbau yang telah mati.

Syeh Jangkung kemudian shalat dan bermunajat kepada Allah agar kerbau tersebut dihidupkan kembali. Seusai shalat, dielusnya tanduk kerbau itu sembari meminta si kerbau agar kembali bangun.

Secara ajaib, kerbau yang telah mati tersebut bergerak-gerak sambil mengibaskan ekornya.

Melihat kejadian itu, ketujuh warga yang sebelumnya meremehkan Syeh Jangkung, bersujud dan memohon maaf. Sejak itulah Syeh Jangkung membuka perkampungan di daerah yang dikenal dengan Desa Landoh.

Sumber: suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*