Jateng Today
Dosen Undip Jadikan Sayuran Kubis sebagai Bahan Probiotik Bebek
um.undip.ac.id

Dosen Undip Jadikan Sayuran Kubis sebagai Bahan Probiotik Bebek

um.undip.ac.id

JATENGSATU.COM, SEMARANG -Luar Biasa! Dosen Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro (Undip) telah menjadi sayuran kubisĀ  sebagai salah satu bahan probiotik. Adalah Sri Sumarsih dan Cahya Setya Utama yang telah mengaplikasikan teknologi pemberian probiotik pada ternak.

Mereka telah menransfer teknologi tersebut kepada peternak itik di Kecamatan Margadana, Kota Tegal. Pemberian probiotik memberikan efek menguntungkan seperti pengurangan kemampuan mikroorganisme patogen dalam memproduksi toksin, menstimuli enzim pencernaan serta dihasilkannya vitamin dan substansi antimikrobial sehingga meningkatkan status kesehatan ternak

Menurut Sri Sumarsih bahwa bahan baku limbah kubis murah dan mudah diperoleh. Maka dia berharap peternak dapat membuat probiotik sendiri berbahan baku limbah kubis sehingga status kesehatan ternaknya meningkat.

Kemudian, peternak tidak mempergunakan obat-obatan kimiawi yang mempunyai dampak negatif bagi kesehatan manusia. Selain itu, peternak dapat mencapai Food Safety Produk Telur dan daging Itik.

Sementara itu, Cahya mengatakan selama ini peternak mengalami kendala peningkatan produktivitas itiknya akibat penyakit yang sering menyerang itik.

Bahan membuat probiotik yakni limbah kubis, garam dan tetes. Cara pembuatannya kubis dipotong kecil-kecil, kemudian diblender dan ditambahkan 8% garam dan 6,7% tetes.

“Penambahan garam dan tetes didasarkan pada berat kubis yang akan dibuat,” ujarnya.

Selain pembuatan probiotik, juga dilakukan transfer teknologi pengolahan limbah kotoran itik dengan cara pembuatan kompos berbahan kotoran itik. Kompos dibuat dengan komposisi 65% kotoran itik, 10% sekam/grajen
kayu, 10% Arang sekam, 10% Kapur dan 5% starter kompos.

“Hasil yang diperoleh dari mengolah kotoran itik mampu digunakan sebagai tambahan pendapatan peternak,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*