Jateng Today
Hutan Pinus Watu Jali Destinasi Wisata Baru Kebumen

Hutan Pinus Watu Jali Destinasi Wisata Baru Kebumen

INDAHNYA Hutan Pinus di Somagede, Kecamatan Sempor, Kebumen Jawa Tengahy adalah daya tarik tersendiri. Pesona Taman Watu Jali, sebuah kawasan hutan pinus yang disulap menjadi area destinasi wisata ini menjadi wahana wisata baru di Kebumen.

Objek wisata baru yang dikelola oleh Pemerintah Desa Somagede Kecamatan ini menawarkan asrinya hutan pinus. Watu Jali mengambil konsep wisata alam dengan puluhan saung diantara sejuknya hutan pinus.

Letak Objek Wisata Watu Jali berada di tepi jalan perbatasan dua kabupaten, yang menghubungkan Desa Somagede Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen dengan Desa Kalitengah Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara.

Kepala Desa Somagede, Samsi mengatakan banyak potensi wisata di Desa Somagede yang bisa dikembangkan, salah satunya hutan Watu Jali.

Tak hanya itu, dia menilai lokasi desa yang ia pimpin ini sangat strategis, karena perbatasan langsung dengan Kabupaten Banjarnegara.

Ia berharap, dengan dibukanya objek wisata Watu Jali ini, sentra perekonomian akan tumbuh dan berkembang pesat.

“Mudah-mudahan ke depan, semakin maju, terlebih nantinya jika akses jalan lebih lebar lagi tentu memudahkan akses perekonomian,” ucapnya.

Objek Wisata Watu Jali diresmikan oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, pada Minggu 2 Agustus 2020 lalu.

Arif berharap pengelola wisata dan masyarakat setempat aktif membagikan tentang keindahan Wisata Watu Jali melalui media sosial.

Diantaranya melalui instagram dan facebook. Sehingga dapat menarik minat pengunjung untuk datang ke wisata Watu Jali.

Sementara itu, Camat Sempor, Drs Budiono, MSi mengaku sangat mendukung dan mengapreasi setiap langkah Pemdes dalam menjemput bola dengan memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki sehingga dapat dijadikan sebuah celah mengembangkan dan memajukan Desanya.
Pihaknya berencana akan menyuguhkan rentetan wisata desa yang bisa dikunjungi di Kecamatan Sempor, selain Somagede, Desa Kenteng dan Semali juga mulai menyiapkan hal yang sama sedangkan Bejiruyung yang sudah tampak dengan Taman Desanya.
Harapan pelancong dalam satu hari akan puas dengan perjalanan paket wisata di Wilayah Kecamatan Sempor yang saling terhubung. “Semoga dengan adanya pilihan destinasi wisata dalam satu paket, dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Desa, kami berpesan kepada pengelola wisata jangan membebani wisatawan dengan mahalnya tiket masuk ataupun lainnya, melainkan berikan service yang memuaskan kepada wisatawan agar betah dan nyaman ketika nantinya berkunjung,” harapnya.(*)