Jateng Today
Apa Beda Sate Kelinci dan Sate Ayam? Rasanya Yummy

Apa Beda Sate Kelinci dan Sate Ayam? Rasanya Yummy

Hawa dingin sangat identik dengan sate kelinci, seperti di Telaga Sarangan, Tawangwangu atau pun Gedongsongo Kabupaten Semarang.

Udaranya yang sejuk dan pemandangan hijau di sekitarnya sangat mendukung untuk wisatawan yang ingin cuci mata dengan warna hijau.

Wisatawan akan dengan mudah menemukan warung makan yang menyediakan sate kelinci di kawasan wisata tersebut.

Sate kelinci merupakan kuliner yang selalu dicari-cari wisatawan saat berkunjung ke Tawangmangu.

Warung sate kelinci yang sudah berdiri sejak puluhan tahun ini lokasinya cukup strategis di Jalan Raya Tawangmangu, tepatnya di depan PPT Tawangmangu.

Biasanya seporsi sate kelinci berisi 10 tusuk sate kelinci yang dijual seharga Rp 15 ribu.

Seporsi sate bisa dinikmati dengan sepiring lontong atau nasi. Tamu bisa memilih porsi nasi atau lontong sesuai selera.

Sate kelinci dagingnya empuk dan irisannya besar, lalu disiram dengan sambal kacang yang tumbuh agak kasar.

Rasa manis dari bumbu kacang dan gurihnya daging kelinci, berpadu menjadi satu menciptakan kelezatan.

Seporsi sate kelinci semakin nikmat jika dimakan dengan irisan cabai dan bawang merah yang bisa ditambahkan sesuai selera.

Lalu, apa bedanya sate kelinci dan sate ayam?

Biasanya sate kelinci dagingnya lebih lembut sedikit kenyal dan tidak berserat.

Sementara sate ayam dagingnya lebih ‘keset’ dan berserat.

Meski tekstur dan warna yang dimiliki oleh daging kelinci dan ayam hampir sama dan berwarna putih.
Kendati hampir sama dari sisi warna tetapi ada perbedaan pada warna daging kelinci, yakni putih kemerahan.

Meski sekilas tampak sama, tekstur dan serat daging kelinci juga berbeda dengan daging ayam.

Serat daging kelinci lebih halus. Rasa daging pun agak kenyal dibanding daging ayam yang terasa lebih empuk.

Penampilan luarnya mungkin sekilas mirip yaitu berwarna merah muda, tapi setelah matang dan dicoba ternyata sate ayam dan sate kelinci sangat berbeda.

Maka sering ada pedagang nakal yang mencampur sate kelinci dengan sate ayam. Silahkan mencoba!